Posted on Agustus 13, 2008 by lkara
Tgk Mudekala atau yang memiliki nama asli Tgk Abdurrahim Daudy lahir di Kebayakan tahun 1911. Pernah sekolah pada Vervolk School Nangka Kebayakan dan Pesantren Gele Gantung pimpinan Tgk Muhammad Shaleh (Tgk Pulo Kitun). Dalam usia 27 th telah menghasilkan buku Tafsir Gayo yang diterbitkan di
DIarsipkan di bawah: Syair Gayo | Leave a Comment »
Posted on Agustus 12, 2008 by lkara
Dalam buku ini dimuat syairnya:
Sipet Due Puluh
Semiyang Soboh
DIarsipkan di bawah: Syair Gayo | Leave a Comment »
Posted on Agustus 12, 2008 by lkara
Dengan rambut memutih kapas dan usia melewati 70 tahun Tgk Chalidin masih setia pada Seni Syaer. Ia masih bertahan dengan seni yang dapat dipakai sebagai media dakwah waktu itu. Pencipta Syaer yang seusia dengannya dapat dikatakan sudah hampir tidak ada lagi. Dan Tgk Chalidin pun kini surut ke sebuah rumah kecil yang sederhana. Dari [...]
DIarsipkan di bawah: Syair Gayo | Leave a Comment »
Posted on Agustus 12, 2008 by lkara
Tgk Bantacut A.Siti Fatimah adalah seorang penyair terkenaldari Kampung Kutelintang, Kec. Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah.
Syair-syairnya dalam bahasa Gayo sering dikumandangkan grup syair yang terdapat di Aceh Tengah.
Dalam buku bunga rampai ini dimuat syairnya:
Peringeten Kujema si Murip
Wo Sudere
Ama Ine
Bujang Jauh
Buke Penawaran
Delah Paseh
DIarsipkan di bawah: Syair Gayo | Leave a Comment »
Posted on Agustus 12, 2008 by lkara
Tgk Banta A. Farida (lahir l929) dikenal sebagai penyair yang banyak menulis puisi bertema ke Tuhanan. Untuk mengungkapkan isi hatinya kedalam syair religius merupakan jalan yang lurus baginya. Karena ia mempunyai latar belakang pendidikan agama Islam di pesantren. Bahkan setelah selesai pendidikan ia pun menjadi guru ngaji di berbagai tempat. Perihal mengekspresi pengalaman diri lewat seni [...]
DIarsipkan di bawah: Syair Gayo | Leave a Comment »
Posted on Agustus 12, 2008 by lkara
Tgk Ashaluddin dilahirkan di Isaq, Aceh Tengah, tahun l9l7. Pendidikan SR (SD) ditempuhnya pada tahun l927. Kemudian belajar mengaji pada beberapa ulama seperti, Tgk M.Hasbi Ash Shiddieqy, Ustad Saleh Syarif dan lain-lain.
Ketika belajar pada Tgk Hasbi Ash Shiddieqy, Tgk Ashaluddin harus menempuh perjalanan dari Takengon menuju Banda Aceh. ‘Mula-mula naik bus dari Takengon – [...]
DIarsipkan di bawah: Syair Gayo | Leave a Comment »
Posted on Agustus 11, 2008 by lkara
Perkataan syair menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia berarti ‘cerita yang bersajak (tiap-tiap sajak terdiri dari empat baris yang berakhiran bunyi yang sama). Menurut kamus itu juga syair dapat berarti, sanjak atau puisi.(W.J.S.Poerwadarminta,
l986). Istilah ’syair’ berasal dari perkataan Arab, shi’r yang secara umum bermakna puisi (a poem, poetry). Sedangkan sha’ir bermakna penulis puisi, penyair [...]
DIarsipkan di bawah: Syair Gayo | 2 Komentar »
Posted on Agustus 11, 2008 by lkara
Tgk Ali Hasan Aman Suaiba adalah seorang penyair terkenal di Aceh Tengah. Dia mencipta syair dalam bahasa Gayo. Selain mencipta syair ia juga sering membawakan puisinya didepan umum dalam suatu grup di Kampung Kutelintang.
Pekerjaan sehari-hari sebagai petani.
Didalam buku bunga rampai ini dimuat dimuat syairnya:
Menuntut Ilmu
Kewajiban Kita Beragama
Sarat Islam
Alam
Gerelni [...]
DIarsipkan di bawah: Syair Gayo | Leave a Comment »
Posted on Agustus 8, 2008 by lkara
Tgk H.Abdullah Aman Nur atau lebih dikenal dengan nama Gecik Mongal. Panggilan Gecik Mongal melekat karena dia pernah menjabat Gecik (kepala kampong) Mongal atau Umah Opat di Kecamatan Bebesen selama beberapa periode.
Sejumlah karyanya dibawakan oleh grup Kabinet Baru Bebesen.
Tgk H.Abdullah Aman Nur dikenal juga sebagai ahli adat Gayo.
Didalam buku bunga rampai ini dimuat [...]
DIarsipkan di bawah: Syair Gayo | Leave a Comment »