Banta A. Farida

BANTA A. FARIDA adalah penyair yang banyak menulis puisi bertema ketuhanan dalam bentuk sya’er (kesenian tradisional masyarakat Gayo). Ia mempunyai latar belakang pendidikan agama Islam di pasentren. Setelah menyelesaikan pendidikan agama, ia mengabdikan dirinya sebagai guru mengaji di berbagai tempat. Banta A. Farida dilahirkan di daerah Gayo, Aceh Tengah, pada tahun 1929. Baca lebih lanjut

Bahtiar Adamy

BACHTIAR ADAMY adalah sastrawan yang banyak menulis karya sastra, terutama puisi. Menulis puisi sejak tahun 1978. Dia lahir di Lapangan Timur Gandapura, Aceh Utara, 1 Januari 1956. Pengarang yang kaya pengalaman ini mengaku selain menyenangi puisi juga menyenangi teater, tari, dan musik. Baca lebih lanjut

Azhari

AZHARI  bakat kepengarangannya terlihat ketika terpilih sebagai cerpenis terbaik tahun 1999 (versi Taman Budaya Aceh). Anak muda ini dikenal juga dengan nama samaran Harry Antivoice. Dia dilahirkan di Banda Aceh, 5 Oktober 1981. Baca lebih lanjut

Ayi Jufridar

AYI JUFRIDAR adalah salah seorang penyair muda Aceh yang sangat produktif. Sebagai pengarang puisi, namanya mulai dikenal tahun 1990 dengan dimuat puisi pertamanya di Serambi Indonesia. Setahun kemudian (1991) cerpennya juga dimuat di majalah remaja Aneka (Jakarta). Dia lahir di Bireuen, tanggal 18 Agustus 1972 dari pasangan Syahabuddin dan Nurjannah. Baca lebih lanjut

A.A.Manggeng

ASNAWI AIDA MANGGENG (A.A.MANGGENG) adalah sastrawan Aceh yang terkenal karena bakat seninya yang serba bisa baik sebagai; aktor panggung teater, sutradara, dan sekaligus penyair. Dia dilahirkan tanggal 10 Februari 1964, di Nanggroe Aceh Darussalam. Berpendidikan SPK spesialis jiwa, Bogor (1988). Pernah bekerja di Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh.   Baca lebih lanjut

Tgk Ashaluddin

ASHALUDDIN, TEUNGKU dilahirkan di Isaq, Aceh Tengah, tahun 1917. Pendidikan SR ditempuhnya pada tahun 1927. Kemudian belajar mengaji pada beberapa ulama, seperti Tgk M. Hasbi Ash Shiddeiqy, Ustad Saleh Syarif, dan lain-lain. Ketika belajar pada Tgk Hasbi lebih kurang satu tahun, Beliau harus menempuh perjalanan dari Takengon – Banda Aceh. Kemungkinan basar Tgk Ashaluddin belajar mendobi dari gurunya yang bernama Ustad Saleh Syarif, karena gurunya tersebut selain menjadi ulama juga seorang tukang dobi. Namun yang jelas sebagai putra Gayo yang lahir di Isaq (ibu kota Kerajaan Linge), Beliau sangat dekat dengan alam yang masih asri. Baca lebih lanjut

Arafat Nur

ARAFAT NUR dilahir di Lubuk Pakam, Sumatra Utara, 22 Desember 1974. Mulai serius mendalami bidang sastra terutama puisi dan cerita pendek sekitar tahun 1997, tapi sebelumnya sudah mulai menulis berupa puisi dan cerpen anak-anak. Menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar di Peureulak dan SLTP di Idi Rayeuk. Kelas tiga SLTP pindah ke Meureudu dan menamatkan SMA di Meureudu. Pernah jadi tenaga pengajar di Dayah Babussalam (1992-1999) dan menjadi pegawai honorer SMU Meureudu-Aceh Pidie (1994-1999). Baca lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.