Wanita Dari Lampadang

WANITA DARI LAMPADANG

 

 

Ada seorang wanita dari Lampadang

Rumah dan kampungnya dibakar

Lalu ia menyingkir ke hutan rimba

 

Ketika remaja

Ia bukan gadis manja

Ringan tangannya

Bergunjing ia tak suka

Tak sombong ia

Tekun belajar agama

 

Langit bersih

Udara nyaman

Ketika itu

Tiba-tiba pasukan Belanda

Menyulut nyala

Membakar Mesjid Baiturrahman

Api marak tak tertahan

 

Wanita dari Lampadang itu

Keluar rumah buru-buru

Matanya merah

Menatap kobar api

Lalu menjerit

Wahai rakyat Aceh yang beriman

Lihat sendiri

Rumah suci

Mereka bakar dengan api

Nama Allah

Mereka cemarkan

Masikah kita

Mau jadi budak Belanda ?

 

Lalu

Semua orang

Keluar rumah

Pedang dan rencong

Dicabut dari sarong

Semua mereka berseru

Allahuakbar

Allahuakbar

Allahuakbar

Seketika pucuk rumput berdarah

Allahuakbar

Allahuakbar

Allahuakbar

Kolam-kolam berwarna merah

Allahuakbar

Allahuakbar

Allahuakbar

Langit berwarna merah

Allahuakbar

Allahuakbar

Allahuakbar

 

Orang Belanda

Kohler namanya

Jenderal pangkatnya

Tewas saat itu juga

 

Wanita dari Lampadang

Menyapu keringat di keningnya

Perlahan tersenyum ia

Melihat Belanda mundur

Surut bertempur

 

Jakarta, 1985

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: