Di Gerbang Kampus Itu

Seorang setengah baya

Entah dari mana datangnya

Tiba-tiba berdiri

Di gerbang kampus itu

Ia tengadah ke langit

Lalu menjerit

Suaranya hilang entah kemana

Tapi tiba-tiba menetes kata

Dari bintang

Jatuh kebumi

Berserakan di bumi

Menjadi syair

 

Seorang setengah baya

Entah dari mana datangnya

Tiba-tiba terengah

Di gerbang kampus itu

Setelah ribuan kilometer berlari

Mencari

Lalu tertunduk

Menangis

Tangisnya kemudina hilang

Entah kemana

Tapi tiba-tiba menetes kata

Dari batu

Tergulir ke bumi

Menjadi puisi

Yang abadi

 

Seorang setengah baya

Entah dari mana datangnya

Kemudian pergi

Entah kemana

Di subuh hari

Ketika seorang mahasiswa

Membuka pintu gerbang kampus itu

Ia lihat kertas lusuh

Di sana tertulis

Tuhan, berkahi usaha mulia ini

 

 

Jakarta, 1986

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: