Mata Air

Jangan terbangi hutan

Agar mata air terus mengalir

Mata air bagi sawah

Mata air bagi pengembara

Dan kerongkongan yang kering

 

Jangan ganggu keteduhan

Agar mata air terus mengalir

Mata air bagi syairku

Mata air bagi penyair

Dan pena yang dahaga

 

O keteduhanmu

Kekasih

Jangan ganggu ia

Dengan nafsu, iri dan dengki

O keteduhanmu

Kekasih

Peliharalah dengan kasih

Dengan doa

Dan iman kepada Nya

 

 

Lamprik, 9 Agustus 1986

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: