Angin Hutan Cemara

Angin hutan cemara

Ditegur fajar

Buru-buru bangkit

Menyongsong petani

Yang bergegas naik

Ke lamping gunung

Ke ladang luas

Dimana harapan berkecambah hijau

Semakin hijau

 

Angin hutan cemara

Siang-siang

Mengantar harum bunga

Ke tiap tangga dengan kipasnya riuh

Mengibas panah surya

Yang terpacak di punggung pekerja

Melegakan dada

Untuk nyanyi – nyanyi kecil

Di selang seling ayunan cangkul

 

Angin hutan cemara

Sore hari

Habis perjalanan jauh

Walau lelah

Masih sempat

Melipur mengambil kayu

Atau nelayan di sungai

Dan pengembala di padang-padang hijau

Meringankan langkah mereka

Menuju rumah dan rumah tangga

 

Angin hutan cemara

Biasanya gemersik

Hanya sesekali menderu

Tapi kian kalinya mengingatkan

Enam puluh ribu hektar

Cemara menderai

Tak jemu – jemu menderai

Minta diolah

Namun tak pernah diacuhkan

Walau dua puluh tahun lebih

Kita merdeka

 

Angin hutan cemara

Ceramah namun ramah

Menawarkan bagia

Bagi tiap orang

Yang ingin mencicipinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: